prevnext

Lahan Berkurang, Nelayan Pilih Budidaya Dengan Keramba

Berita Dewata.com by Nur Aini, 06 Jan 2013

Lahan Berkurang, Nelayan Pilih Budidaya Dengan Keramba, “Harap Pemerintah Membantu Berikan Pembinaan Budidaya”

thumbnailKuta (beritadewata.com) – Terkungkungnya para nelayan Wanasari Tuban, Kuta dan sekitarnya. Akibat pembangunan jalan tol JTB. Memaksa nelayan setempat untuk beralih profesi menjadi pembudidaya hasil laut. Pasalnya, jika para nelayan tersebut tidak beralih profesi, mereka akan gigit jari. Lantaran, lahan yang mereka gunakan untuk mencari makan, sudah diambil alih oleh JTB. “Mau bagaimana lagi. Lahan kami untuk melaut sudah berkurang jauh. Mau tidak mau kita harus beralih,” tegas Ketua Nelayan Wanasari Tuban, Kuta, Made Sumasa, ditemui di Wanasari, Tuban, Kuta, Minggu siang (6/1).

Akan tetapi, karena tidak ada sosialisasi ataupun pembinaan dari pemerintah, akan dampak pembangunan tol JTB ini. Membuat kebanyakan para nelayan belum siap untuk terjun dalam budidaya ikan ataupun kepiting. “Kalau saja masalah ini sudah disosialisasikan jauh-jauh hari sebelum pembangunan tol, kita akan persiapkan diri untuk bebudidaya ikan ataupun kepiting. Setelah pembanguan tol jalan, dan dampaknya kita tak bisa lagi melaut, tentu sedikit sulit untuk kita lakukan budidaya. Sebab, kita belum ada modal dan persiapan untuk itu,” tegasnya lantang.

Dirinya berharap, pemerintah peduli akan nasib para nelayan. Baik di Wanasari dan sekitarnya seperti Kelan, Kedonganan, Tuban dan Jimbaran. Dengan memberikan modal ataupun binaan ke para nelayan untuk beralih profesi ke budidaya hasil laut.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>